Semangat pelestarian lingkungan kini merambah dunia pendidikan melalui sentuhan spiritual. Pada Rabu, 15 April 2026, di Aula PSBB dimulainya langkah besar MAN Kota Singkawang menuju Madrasah Adiwiyata. Program pembinaan ini menghadirkan narasumber ahli, Bapak Irfan Khaerawan beserta tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kalimantan Barat. Fokus utama kegiatan ini adalah mengintegrasikan konsep Ekoteologi, sebuah pendekatan yang menyelaraskan nilai-nilai ketuhanan dengan tanggung jawab menjaga alam, guna menciptakan ekosistem madrasah yang hijau dan berkelanjutan.
Kegiatan strategis ini mendapat dukungan penuh dari Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang. Turut hadir dalam acara tersebut Kasi Pendis Kemenag Kota Singkawang, Hj. Rohma, M.Pd, serta Pengawas Madrasah, Hj. Idawati, M.Pd, serta H.Kamal M.Pd Kepala MA Ushuluddin yang memberikan penguatan bagi seluruh civitas akademika. Partisipasi aktif seluruh tenaga pendidik dalam sesi ini menunjukkan komitmen kolektif bahwa urusan lingkungan bukan sekadar tugas fisik, melainkan bagian dari ibadah dan manifestasi iman dalam menjaga keasrian bumi.
Kepala MAN Kota Singkawang, Ajat Sudrajat, menegaskan kesiapan institusinya untuk meraih predikat Sekolah Adiwiyata. Dengan bekal materi dari tim DLHK Kalbar, ia optimis bahwa seluruh guru mampu mentransformasikan pola pikir siswa agar lebih peduli terhadap isu perubahan iklim dan pengelolaan sampah secara mandiri. “Kami tidak hanya mengejar penghargaan, tapi ingin menanamkan karakter peduli lingkungan berbasis nilai-nilai religius bagi seluruh keluarga besar MAN Kota Singkawang,” pungkasnya dengan penuh semangat.
Tinggalkan Komentar